"Rossi mengatakan bahwa rivalnya tidak mengerti bagaimana mengukur jarak dan mengabaikan berapa banyak ruang yang dibutuhkan motornya serta terlalu agresif saat menyalip. Sejujurnya saya tidak setuju dengan pendapatnya. Saya percaya bahwa Zarco harus menunjukkan kemampuannya," ungkap Mamola seperti dikutip dari Motorsport, Rabu (12/7/2017).
"Apa yang kita hadapi sekarang adalah sesuatu yang telah kita lihat sebelumnya. Marc Marquez misalnya, ketika dia tiba di kelas utama pada tahun 2013, banyak orang mengeluhkan agresivitasnya, bahkan menandainya sebagai orang yang tidak kenal takut. Tapi setelah semua itu, ia menjadi juara dunia di tahun pertamanya di MotoGP. Sekarang semua orang mengerti bahwa gaya balapnya selalu berada di batas, tapi hampir tidak pernah berakhir," jelasnya.
Mamola meminta Rossi menyerahkan segalanya kepada FIM terkait aksi Zarco. Dia berharap persaingan antara pembalap MotoGP tidak menjadi lebih keruh sehingga sportivitas tetap dijunjung.
FIM MotoGP Steward adalah....
ADS HERE !!!